Tipe tipe Stomata pada Daun Dikotil dan Monokotil

Tipe tipe Stomata – bacajuga.com kali ini akan berbagi penjelasan mengenai tipe tipe stomata. Mungkin sahabat telah tahu yang dimaksud dengan stomata. Stomata merupakan bukaan-bukaan kecil di daun yang jika membuka secara maksimal hanya selebar 0,0001 mm. Stomata diapit oleh sepasang sel penjaga yang mirip dengan dua sosis yang melengkung. Pada tumbuhan darat, stomata banyak terdapat pada bagian bawah daun, sedangkan pada tumbuhan yang hidup di air stomata banyak terdapat pada permukaan atas daun. Jumlah stomata per mm² berbeda-beda pada setiap tumbuhan. Daun dikotil yang memiliki pertulangan menyirip stomatanya tersebar, sedangkan pada daun monokotil stomata terletak bersusun sejajar.

Tipe tipe Stomata

Untuk tipe-tipe Stomata, secara umum terbagi menjadi dua kelompok yakni tipe stomata pada tumbuhan dikotil dan tipe stomata pada tumbuhan monokotil.Tipe tipe Stomata

Nach untuk lebih jelasnya mengenai tipe-tipenya masing-masing, berikut ulasan singkatnya:

1. Tipe-tipe Stomata pada Daun Dikotil

Menurut Melcalfe dan Chalk (1950) dalam Mulyani (2006), secara morfologi ada 5 tipe stomata pada daun dikotil yaitu :

  • Tipe anomosit (Ranunculaceous)

Pada tipe anomosit sel penutup dikelilingi oleh sejumlah sel tertentu yang tidak dapat dibedakan bentuk dan ukurannya dari sel epidermis yang lain, tipe ini biasa terdapat pada ranunculaceae, geraniaceae, capparidaceae, cucurbitaceae, dan malvaceae.

  • Tipe anisosit (Cruciferous)

Pada tipe anisosit sel penutup dikelilingi oleh sel tetangga yang tidak sama ukurannya,tipe ini biasa terdapat pada cruciferae, nicotiana, solanum dan sedum .

  • Tipe parasit (rubiaceous)

Pada tipe parasit setiap sel penutup didampingi oleh satu atau lebih sel tetangga yang letaknya sejajar dengan stomata, tipe ini biasa terdapat pada rubiaceae, magnoliaceae, dan mimosaceae.

  • Tipe diasit(Caryophillaceous)

Pada tipe diasit setiap stomata dikelilingi oleh dua sel tetangga yang letaknya memotong stomata, tipe ini biasa terdapat pada caryophillaceae, dan acanthaceae.

  • Tipe Aktinosit

Tipe aktinosit merupakan variasi dari tipe diasit, stomatanya dikelilingi sel tetangga yang teratur menjari, contoh dari tipe ini adalah tanaman teh (Camellia sinensis)

Baca : Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

2. Tipe-tipe Stomata pada Daun Monokotil

Menurut Stebbins dan Kush (1961) dalam Mulyani (2006), secara morfologi ada 4 tipe stomata pada daun monokotil yaitu:

  • Sel penutup terdiri dari 4 sampai 6 sel tetangga, tipe ini biasa terdapat pada Araceae, Commelinaceae, dan Musaceae.
  • Sel penutup terdiri dari 4 sampai 6 sel tetangga 2 diantaranya berbentuk bulat dan lebih kecil dibanding yang lain dan terletak pada ujung sel penutup, tipe ini biasa terdapat pada spesies dari palmae, pandanaceae, cyclanthaceae.
  • Sel penutup didampingi oleh 2 sel tetangga, tipe ini terdapat pada pontederiaceae, butomales, alismatales, dan juncales.
  • Sel penutup tidak mempunyai sel tetangga, tipe ini terdapat pada liliales, diocorales, iridales, dan orchidales.

Bentuk Tunggal Stomata (Stoma)

Dalam biologi juga dikenal istilah Stoma. Stoma adalah bentuk tunggal dari stomata berfungsi sebagai organ respirasi. Stoma mengambil CO2 dari udara untuk dijadikan bahan fotosintesis. Stoma juga mengeluarkan O2 sebagai hasil dari fotosintesis. Stoma ibarat hidung bagi manusia, akan tetapi stoma mengambil CO2 dan mengeluarkan O2, sementara hidung mengambil O2 dan mengeluarkan CO2. Selain stoma, tumbuhan tingkat tinggi juga menggunakan lentisel untuk bernafas.

Aktivitas Stomata

Sekitar 90% air yang dikeluarkan oleh tumbuhan keluar melalui stomata. Sel-sel penjaga berfungsi mempengaruhi stomata untuk membuka atau menutup. Membuka atau menutupnya stomata dipengaruhi oleh tekanan turgor. Ada pula yang mengatakan bahwa susunan menjari mikroserabut selulosa pada dinding sel penutup turut mempengaruhi membuka menutupnya stomata.

Cahaya dapat mempengaruhi pembukaan stomata dengan cara mendorong fotosintesis dalam kloroplas sel penjaga untuk menyediakan ATP supaya terjadi transpor aktif ion hidrogen. Faktor kedua yang menyebabkan stomata membuka adalah kehilangan CO2 di dalam ruangan udara pada daun, yang dimulai ketika fotosintesis terjadi di mesofil. Faktor ketiga yang mempengaruhi pembukaan stomata adalah jam internal yang berada dalam daun, artinya stomata itu sendiri telah memiliki ritme harian untuk membuka dan menutup dalam kondisi apapun. Suhu tinggi dan transpirasi yang berlebih dapat pula menjadi penyebab menutupnya stomata di siang hari.

Cara Adaptasi Stomata pada Daun Xerofit

Xerofit adalah jenis tumbuhan yang dapat beradaptasi pada iklim yang kering, maka memiliki berbagai modifikasi untuk dapat mengurangi transpirasi salah satunya adalah modifikasi stomata. Pada daun tanaman ini, stomata terkonsentrasi di permukaan bawah daun, seringkali terletak di crypt yaitu lekukan untuk melindungi stomata dari angin kering untuk mengurangi transpirasi.

Baca : Pengertian Hormon pada Hewan dan Tumbuhan

Nach demikian penjelasan kali ini mengenai Tipe tipe Stomata yang dapat dibagikan khusus bagi sahabat pencinta Biologi. Dan semoga penjelasan di atas dapat dengan mudah dipahami dan dapat membantu sahabat dalam menyelesaian tugas sahabat dalam menuntut ilmu pengetahuan. Namun kami tetap megharapkan saran dari sahabat jika terdapat kekeliruan dalam penjelasan di atas. Semoga bermanfaat. [bj]