Skema Pembekuan Darah, Proses dan Unsur

Skema Pembekuan Darah – Materi biologi yang hendak kami bagikan pada kesempatan ini yaitu skema pembekuan darah. Perlu sahabat ketahui bahwa dalam pembekuan darah ini mulai terjadi jika di dalam tubuh mengalami luka. Akibatnya pendarahan sel trombosit akan pecah dan mengeluarkan zat yang dinamakan sebagai trombokinase atau yang juga disebut sebagai thromboplastin. Kemudian tromboplastin ini akan mengubah prothrombin menjadi thrombin. Nah, setelah itu thrombin akan mengubah protein fibrinogen menjadi fibrin yang kemudian menjadi benang atau jarring halus yang menjerat sel darah merah yang kemudian membeku pada tempat luka tersebut.

Skema Pembekuan Darah
Skema Pembekuan Darah

Berdasarkan skema pembekuan darah yang telah kami perlihatkan di atas, sebenarnya masing-masing tahapan dari pembekuan darah memiliki tahapan proses yang lebih spesifik. Nach untuk lebih jelasnya mengenai proses tersebut, simak ulasan berikut:

1. Pembentukan Aktivator Prothrombin

Pembentukan aktovator prothrombin ini akan terjadi pada saat terjadi trauma pada dinding pembuluh darah dan jaringan lain yang dekat dengan pembuluh darah. Jika terjadi hal tersebut maka akan langsung terjadi yang dinamakan dengan activator prothrombin.

Baca : Gangguan pada Sistem Peredaran Darah

Prothrombin sendiri merupakan salah satu senyawa globin yang bisa larut dan dihasilkan di dalam organ hati dengan bantuan dari vitamin K. Jika prothrombin belum aktif maka akan diaktifkan dengan menggunakan ion kalsium. Sedangkan ada protein lainnya yaitu fibrinogen adalah protein yang bisa larut di dalam plasma darah.

Cara activator prothrombin ini bisa dengan dua cara yaitu melalui jalur ekstrinsik yaitu pada saat terjad luka di dalam pembuluh darah dan jalur intrinsic yaitu terjadi di dalam sel darah itu sendiri.

  • Langkah Jalur Ektrinsik

Pada skema pembekuan darah melalui jalur intrinsic ini pertama kali yang akan terjadi adalah jaringan thromboplastin melakukan aktivasi kepada faktor stuart yang telah dibentuk melalui lipoprotein dari berbagai faktor jaringan dan kemudian melakukan penggabungan diri dengan faktor VII yaitu proconvertin. Nah jika sudah dalam tahap ini kemudian akan diaktifkan menjadi faktor X jika sudah bertemu dengan ion calcium.

  • Langkah Jalur Instrinsik

Yang berperan dalam jalur intrinsic ini adalah faktor Hageman yang merupakan penyimpanan yang stabil dan diaktifkan melalui kaca atau permukaan asing lainnya yang masuk ke dalam pembuluh darah. Kemudian faktor Hageman ini mengaktifkan faktor lainnya yaitu thromboplastin yang akan saling berkombinasi menyumbat adanya pendarahan.

2. Perubahan Prothrombin Menjadi Thrombin

Nah, setelah prothrombin yang aktif sudah terbentuk seperti penjelasan yang telah dipaparkan sebelumnya kemudian prothrombin ini bisa menjadi thrombin jika bertemu dengan ion kalsium. Namun perlu diketahui bahwa thrombin juga bisa dibantu pembentukannya oleh trombosit hal ini dikarenakan banyak sekali prothrombin yang melekat pada sel trombosit yang telah membentuk jarring-jaring rusak. Pengikatan yang dilakukan oleh trombosit ini mempercepat pembentukan thrombin sehingga sangat cepat melakukan skema pembekuan darah pada saat yang telah ditentukan.

Baca : Alat Peredaran Darah

Prothrombin sendiri adalah protein di dalam darah yang sangat mudah rusak atau pecah menjadi senyawa-senyawa yang lebih kecil dan salah satu diantaranya adalag thrombin. Pembentukan prothrombin ini juga sangat bergantung pada vitamin K dimana jika tubuh mengalami kekurangan vitamin K akan membuat pendarahan menjadi lebih mudah terjadi dan tidak mudah dibekukan.

3. Perubahan Fibrinogen Menjadi Fibrin

Perubahan fibrinogen menjadi fibrin ini juga mendapatkan bantuan dari prothrombin dimana thrombin sendiri merupakan enzim yang bekerja terhadap fibrinogen dengan cara melepaskan 4 jenis molekulnya dan membentuk molekul fibrin yang berpolimerisasi dengan fibrin lainnya.

Nah, karena hal inilah kemudian kumpulan fibrin akan membentuk sebuah reticulum bekuan pada darah. Namun pada tahap awal ini ikatan antar fibrin belumlah maksimal dan tidak kuat sehingga pada fase berikutnya adalah untuk membuat ikatan antar fibrin ini menjadi kuat dan stabil.

Fibrin yang sudah terpolimerisasi ini juga akan saling mengikat fibrin satu dengan fibrin yang lain yang kemudian akan membuat jaringan fibrin yang kuat dan stabil dalam bentuk tiga dimensi sehingga darah akan tersumbat dan pendarahan bisa langsung dihentikan.

Baca : Pengertian Darah dan Fungsi Darah Manusia

Nah cara kerja dari jaringan fibrin ini adalah dengan menangkap sel darah merah, plasma darah dan trombosit di dalamnya sehingga tidak bisa keluar dari jeratan tersebut dan pada saat itulah sel-sel darah yang tadi terperangkap akan mati. Benang-benang dari fibrin ini juga akan melekat di dalam pembuluh darah sehingga membuat kebocoran pada pembuluh darah bisa dikurangi.

4. Penghentian Pembekuan Darah

Protein-protein lain akan menghentikan faktor pembekuan agar gumpalan tidak berlanjut lebih jauh dari yang diperlukan. Tubuh akan perlahan-lahan membuang sumbatan. Jadi ketika jaringan kulit yang rusak sembuh, otomatis sumbatan tidak diperlukan lagi. Helai fibrin pun hancur dan darah mengambil kembali trombosit dan sel-sel dari bekuan darah.

Unsur dalam Skema Pembekuan Darah

Dalam pembekuan darah tidak akan terjadi tanpa adanya factor yang berperan. Koagulasi melibatkan trombosit dan komponen faktor koagulasi.

1. Trombosit

Trombosit atau keping darah adalah elemen berbentuk cakram di dalam darah. Trombosit berkumpul secara berdempet-dempetan selama proses pembekuan darah normal. Trombosit digolongkan sebagai sel darah, tetapi sebenarnya trombosit adalah bagian dari sel-sel sumsum tulang yang besar yang disebut dengan megakaryocytes.

Baca : Sel Organisasi Kehidupan

2. Faktor koagulasi (faktor pembekuan)

Faktor koagulasi adalah protein, sebagian besar diproduksi oleh organ hati. Terdapat banyak faktor koagulasi, 13 diantaranya diberi nama dengan huruf romawi. Saat ini banyak protein-protein baru yang ditemukan namun tidak diberikan penamaan dengan angka romawi.

Nach demikian ulasan mengenai bagaimana Skema Pembekuan Darah yang dapat kami bagikan kepada sahabat. Dan semoga penjelasan yang kami bagikan di atas dapat memberikan manfaat bagi kita semua dalam meningkatkan pengetahuan di bidang biologi serta semoga memberikan berkah bagi kita semua. [bj]