Satuan Sistem Internasional dalam Fisika

Posted on
Satuan Sistem Internasional – Pada kesempatan ini admin Rumus Fisika akan berbagi tentang Satuan Sistem Internasional dalam Fisika yang merupakan bagian dari Kumpulan Rumus Fisika SMP Kelas 7. Sebelumnya admin juga sudah berbagi tentang Pengertian Pengukuran dan Besaran Pokok dan Besaran Turunan.

Satuan Sistem Internasional

Dahulu orang biasa menggunakan jengkal, hasta, depa, langkah sebagai alat ukur panjang. Ternyata hasil pengukuran yang dilakukan menghasilkan data berbeda-beda yang berakibat menyulitkan dalam pengukuran, karena jengkal orang satu dengan lainnya tidak sama. Oleh karena itu, harus ditentukan dan ditetapkan satuanyang dapat berlaku secara umum. Usaha para ilmuwan melalui berbagai pertemuan membuahkan hasil sistem satuan yang berlaku di negara manapun dengan pertimbangan satuan yang baik harus memiliki syarat-syarat sebagai berikut:
  • satuan selalu tetap, artinya tidak mengalami perubahan karena pengaruh apapun, misalnya suhu, tekanan dan kelembaban.
  • bersifat internasional, artinya dapat dipakai di seluruh negara.
  • mudah ditiru bagi setiap orang yang akan menggunakannya.
  • Pada tahun 1960 diresmikan satu sistem satuan yang dapat dipakai di seluruh negara (Internasional). Sistem ini disebut Sistem Internasional (SI). Satuan-satuan SI yang mempunyai syarat-syarat tersebut ditentukan dari sistem MKS (Meter sebagai satuan besaran panjang, Kilogram sebagai satuan besaran massa, Sekon sebagai satuan besaran waktu).

Standar Satuan Sistem Internasional Besaran Pokok

Berikut ini 7 satuan sistem internasional besaran pokok.

1. Standar untuk Satuan Pokok Panjang

Standar untuk satuan pokok panjang dalam SI adalah meter (m). Satu meter standar sama dengan jarak yang ditempuh oleh cahaya dalam ruang hampa (vakum) pada selang waktu 1/299 792 458 sekon. Satuan panjang dapat diturunkan dari satu meter standar yang telah ditentukan sebagai berikut :

a. 1 desimeter (dm) = 0,1 m = 10-1 m
b. 1 sentimeter (cm) = 0,01 m = 10-2 m
c. 1 milimeter (mm) = 0,001 m = 10-3 m
d. 1 dekameter (dam) = 10 m = 101 m
e. 1 hektometer (hm) = 100 m = 102 m
f. 1 kilometer (km) = 1000 m = 103 m

Untuk memudahkan dalam melakukan konversi satu satuan SI besaran panjang ke satuan SI lainnya dapat kita gunakan tangga satuan besaran panjang di bawah ini!

Tangga Satuan Panjang

2. Standar untuk Satuan Pokok massa

Alat yang digunakan untuk mengukur massa biasanya adalah timbangan. Dalam satuan SI, massa diukur dalam satuan kilogram, kg. Terdapat pula berbagai satuan-satuan massa lainnya, misalnya:
  • gram: 1 g = 0,001 kg (1000 g = 1 kg)
  • ton: 1 ton = 1000 kg
  • MeV/c2 (Umumnya digunakan untuk mengalamatkan massa partikel subatom.)
Pada situasi normal, berat suatu objek adalah sebanding dengan massanya. Namun perbedaan antara massa dengan berat diperlukan untuk pengukuran berpresisi tinggi. Oleh karena hubungan relativistik antara massa dengan energi, adalah mungkin untuk menggunakan satuan energi untuk mewakili massa. Sebagai contoh, eV normalnya digunakan sebagai satuan massa (kira-kira 1,783×10−36 kg) dalam fisika partikel.

3. Standar untuk Satuan Pokok Waktu

Skala waktu diukur dengan satuan:
  • detik (sekon)
  • menit
  • jam
  • hari (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu)
  • pekan (minggu)
  • bulan (Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember)
  • triwulan/caturwulan/semester/musim
  • tahun
  • windu
  • dekade (dasawarsa)
  • abad
  • milenium (alaf) dan seterusnya.

4. Standar untuk Satuan Pokok Suhu

Celsius Reamur Fahrenheit Kelvin
Titik didih 100 80 212 373
Titik beku 0 0 32 273
Selisih kedua titik 100 80 180 100
perbandingan 5 4 9 5 (tdk sama dgn celcius)

5. Standar untuk Satuan Pokok Kuat Arus Listrik

Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam satuan Coulomb/detik atau Ampere.

6. Standar untuk Satuan Pokok Instensitas Cahaya

Intensitas cahaya adalah besaran pokok fisika untuk mengukur daya yang dipancarkan oleh suatu sumber cahaya pada arah tertentu per satuan sudut. Satuan SI dari intensitas cahaya adalah Candela (Cd).

7. Standar untuk Satuan Pokok Jumlah Molekul

Jumlah zat adalah besaran pokok fisika yang mengukur jumlah cuplikan zat elementer yang dapat berupa elektron, atom, ion, molekul, atau partikel tertentu. Satuan SI untuk jumlah zat ini adalah mol yang didefinisikan sebagai jumlah atom dalam elemen carbon-12 seberat 12 g. 1 mol mempunyai 1,783×10−36 atom dari bahan murni yang diukur, yang sering dikenal sebagai bilangan Avogadro.

Standar Satuan Internasional Besaran Turunan

Satuan turunan adalah satuan yang diturunkan dari satuan pokok. Beberapa contoh satuan turunan yaitu:

  • Satuan gaya: Newton (kg m/s²)
  • Satuan kecepatan: m/s
  • Satuan percepatan: m/s²
  • Satuan luas: m²
  • Satuan volume: m³
  • Satuan energi: Joule (J)
  • Satuan tegangan listrik (beda potensial): Volt (AΩ)
  • Satuan daya: Watt (VA = A²Ω = J/s)

Kata Kunci :

apa yg dimaksud ststem internasional dlm fisika?,pengertian sistem internasional menurut ilmu fisika,rumus sistem internasional,tangga pada materi fisika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *