Rumus Pascal dan Hukum Pascal

Rumus Pascal – Dalam materi Fisika dikenal hukum Pascal dimana terdapat perhitungan secara matematis menggunakan rumus pascal. Perlu sahabat ketahui bahwa rumus pascal lahir dari sebuah hukum yang dipostulatkan oleh seorang ilmuan kelahiran Clermont-Ferrand, Perancis, 19 Juni 1623 bernama Blaise Pascal.

Rumus Pascal

Sebelum sahabat mengetahui rumus Pascal, terlebih dahulu sahabat perhatiakn beberapa penjelasan berikut.

Mungkin kamu pernah memperhatikan saat seseorang menyiram tanaman dengan menggunakan alat sejenis teko. Air yang keluar ke berbagai arah pada ujung bulatan teko penyiram. Hal yang sama akan terjadi ketika kamu melubangi plastik pada berbagai tempat lalu kamu masukkan air ke dalamnya dan kamu tekan dari arah atas.

Air memancar ke segala arah akibat tekanan air saat teko dimiringkan atau akibat tekanan tangan menunjukkan bahwa tekanan bekerja ke segala arah. Fenomena seperti ini yang membuat Pascal menyatakan:

“Tekanan yang diberikan zat cair dalam ruang tertutup diteruskan ke segala arah dengan sama besar “. [Hukum Pascal]

Pernyataan Pascal tersebut kita kenal dengan Hukum Pascal. Dan dari hukum tersebut secara matematik, lahirlah Rumus Pascal seperti berikut ini:Rumus Pascal

Bila kita tekan permukaan 1 yang memiliki luas permukaan A1 dengan gaya sebesar F1, maka tekanan akan diteruskan oleh zat cair pada permukaan 2. Sehingga tekanan pada permukaan 1 = tekanan pada permukaan 2.Hukum Pascal

Jika kita buat luas permukaan A2 jauh lebih besar dari permukaan A1, maka gaya angkat F2 yang ditimbulkan akan jauh lebih besar. Sehingga pada alat yang menerapkan Hukum Pascal, bekerja dengan cara memberi gaya kecil pada pengisap kecil dapat dihasilkan gaya yang lebih besar. Hukum Pascal banyak diterapkan pada pemakaian beberapa alat dalam kehidupan seharihari. Alat teknik yang menerapkan Hukum Pascal, antara lain dongkrak hidrolik, mesin hidrolik pengangkat mobil dan rem piringan hidrolik.

Riwayat Hidup Blaise Pascal [Pencetus Hukum dan Rumus Pascal]

Ilmuan bernama Blaise Pascal lahir pada tanggal 19 Juni 1623 di Clermont-Ferrand, Perancis. Blaise sejak kecil dikenal sebagai seorang anak yang cerdas walaupun ia tidak menempuh pendidikan di sekolah secara resmi. Di usia 12 tahun, ia sudah bisa menciptakan sebuah mesin penghitung untuk membantu pekerjaan ayahnya.

Blaise Pascal
Blaise Pascal [Pencetus Hukum Pascal]

Nama ayahnya adalah Étienne Pascal. Ayahnya adalah seorang petugas penarik pajak yang bekerja di wilayah Auvergne, Perancis. Sejak usia empat tahun Blaise telah kehilangan ibunya. Karya-karyanya terus bertambah mulai dari merancang bangunan segienam (hexagram), menemukan prinsip kerja barometer, sistem kerja arloji, hingga ikut terlibat dalam pembuatan sistem transportasi bawah tanah kota Paris.

Awalnya Pascal tidak berminat pada hal-hal yang berhubungan dengan agama. Ia kemudian mengalami peristiwa pertobatan pada usia 23 tahun. Sejak peristiwa itu, Pascal kemudian mengubah pola hidupnya dengan tekun berdoa dan berpuasa. Tidak hanya itu, ia bahkan ikut bergabung dengan komunitas biara Port-Royal yang beraliran Jansenisme. Saudara perempuannya yang bernama Jacqualine adalah seorang biarawati di biara itu.

Pascal pernah menyatakan kritiknya terhadap Ordo Yesuit melalui tulisan-tulisannya yang terkenal, Lettres provinciales yang ditulisnya tahun 1656. Menurutnya, ajaran-ajaran Yesuit telah merendahkan nilai-nilai agama terutama tentang anugerah. Kelompok Yesuit juga dinilai terlalu longgar dalam hal moral dan akibatnya kekristenan menjadi duniawi. Ia meninggal dunia pada tanggal 9 Agustus 1662 dalam usia 39 tahun tanpa penyebab kematian yang jelas.

Demikian penjelasan mengenai Rumus Pascal beserta beberapa penjelasan lainnya yang berkenaan dengan Hukum Pascal. Dan semoga penjelasan di atas dapat menjadi salah satu referensi yang baik bagi kita semua dalam meningkatkan pengetahuan kita di bidang Ilmu Pengetahuan Alam khusus Fisika. [bj]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *