Pengertian Erosi dan Tenaga Erosi

Posted on

Pengertian Erosi dan Tenaga ErosiErosi merupakan proses pengikisan dan pengangkutan material tanah dan batuan oleh tenaga erosi. Tenaga erosi dapat berupa air, gelombang, angin, dan es (salju). Sama halnya dengan pelapukan, erosi juga bersifat merusak dan menurunkan permukaan Bumi. Gerakan dari tenaga erosi dapat menimbulkan gesekan terhadap tanah dan batuan yang dilaluinya. Gesekan akan semakin besar jika kecepatan dan jumlah tenaga erosi semakin besar.

Pengertian Erosi
Pengertian Erosi

Tenaga Erosi

Beberapa tenaga erosi sebagai berikut.

  • Tenaga Air. Air yang mengalir akan mengikis material batuan dan tanah yang dilaluinya. Semakin cepat aliran air, semakin besar pula tenaga pengikisnya. Gesekan antara material yang terangkut oleh air dengan tanah dan batuan di bawahnya juga dapat  menyebabkan pengikisan. Material yang terangkut bertindakseperti penghalus (ampelas) yang menggores dan mengikis batuan. Pada lereng-lereng yang terjal dan vegetasi sedikit, kecepatan aliran sangat besar sehingga material yang terkikis dan terangkut semakin besar pula sehingga terbentuklah lembah-lembah yang dalam dan lebar. Erosi oleh tenaga air di sungai dapat terjadi secara vertikal maupun horizontal. Jika aliran air yang cepat terjadi di tepi sungai, akan terjadi pengikisan ke arah samping atau disebut erosi horizontal. Erosi horizontal menyebabkan sungai menjadi semakin lebar. Jika kecepatan aliran air terfokus pada dasar sungai, akan terjadi pengikisan secara vertikal di dasar sungai. Erosi vertikal menyebabkan sungai menjadi semakin dalam dengan bentuk lembah seperti huruf V. Erosi vertikal dan horizontal dalam waktu sangat lama menghasilkan lembah yang sangat besar, seperti pada Sungai Colorado di Amerika Serikat.
  • Tenaga Gelombang. Gelombang laut merupakan tenaga penyebab erosi yang kuat. Erosi gelombang laut sering disebut dengan abrasi. Pasir dan batuan yang terbawa gelombang turut mengabrasi pantai. Hasil abrasi ini menghasilkan pasir halus yang banyak terdapat di daerah pantai. Abrasi juga menghasilkan bentuk lahan berupa gua-gua, jembatan alam, dan tebing pantai yang curam.
  • Tenaga Angin. Erosi angin umumnya terjadi di daerah kering. Contohnya di daerah padang pasir. Angin yang kencang dapat membawa sejumlah besar pasir. Butir-butir yang terbawa angin dapat menghaluskan dan mengikis permukaan batuan. Pasir berbutir kasar tidak dapat terbawa angin sampai jauh. Gumuk pasir merupakan salah satu contoh bentang alam karena proses ini. [pb]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *