Pengaruh Hidrosfer terhadap Wilayah Indonesia

Posted on

Pengaruh Hidrosfer terhadap Wilayah Indonesia – Hidrosfer adalah lapisan air yang ada di permukaan bumi. Kata hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti lapisan. Hidrosfer di permukaan bumi meliputi danau, sungai, laut, lautan, salju atau gletser, air tanah dan uap air yang terdapat di lapisan udara.

Indonesia memiliki wilayah laut yang luas. Sekitar 2/3 wilayah Indonesia adalah laut sehingga luas wilayah laut Indonesia melebihi daratannya. Di wilayah daratan, terdapat banyak sungai, danau, dan waduk. Keadaan hidrosfer ini mempengaruhi kehidupan penduduk Indonesia.

Pengaruh Hidrosfer terhadap Wilayah Indonesia
Pengaruh Hidrosfer terhadap Wilayah Indonesia

Penduduk memanfaatkan hidrosfer di wilayah Indonesia antara lain sebagai berikut.

  • Laut menjadi tempat mencari ikan. Banyak penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan. Berbagai jenis ikan terdapat di laut Indonesia, seperti bawal, belida, cakalang, kakap, kerapu, kembung, tongkol, dan tuna.
  • Laut berperan penting sebagai prasarana transportasi antarpulau dan antardaerah. Pembangunan daerah kepulauan banyak didukung oleh transportasi laut.
  • Daerah pantai banyak dimanfaatkan sebagai objek wisata serta budi daya bandeng, udang, dan rumput laut.
  • Pertanian berkembang di daerah yang berdekatan dengan sungai, danau, dan waduk. Selain untuk pengairan, air sungai dan waduk dimanfaatkan untuk perikanan darat dan pembangkit listrik.

Di permukaan bumi air selalu berputar menurut siklus yang terjadi. Siklus hidrologi di bagi menjadi tiga yaitu :

  • Siklus pendek : yaitu air laut yag munguap, terkondensasi, membentuk awan dan turun hujan dilaut. Intinya air dari laut langsung kembali ke laut.
  • Siklus sedang : yaitu penguapan air laut, sungai, rawa, atau danau terkondensasi menjadi awan, terbawa kedaratan dan turun hujan lalu mengalir ke selokan, sungai, danau, dan kembali ke laut. Intinya air dari laut, turun di darat, kembali lagi ke laut.
  • Siklus panjang : Ar laut, dan daratan, termasuk respirasi tumbuh – tumbuhan menguap menjadi awan dan hujan. Air hujan sebagian masuk ke tanah menjadi air tanah, diserap tumbuh – tumbuhan, ada yang turun hujan sebagai salju dan akan mencair sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama dan akhirnya kembali ke laut. Intinya air dari laut, turun di puncak gunung turun sebagai air tanah, ke darat dan kembali lagi ke laut.

Demikianlah info singkat dari admin bacajuga.com tentang Pengaruh Hidrosfer terhadap Wilayah Indonesia, semoga bermanfaat. [pb]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *