Pembentukan Bayangan pada Lensa Cembung dan Cekung

Pembentukan Bayangan pada Lensa – Pada kesempatan ini admin bacajuga.com akan berbagi tentang Pembentukan Bayangan pada Lensa Cembung dan Lensa Cekung yang merupakan bagian materi dari Kumpulan Rumus Fisika SMP Kelas 8. Perhatikana baik-baik penjelasan berikut ini! agar anda dengan mudah bisa memahami Pembentukan Bayangan pada Lensa Cembung dan Lensa Cekung.

Pembentukan Bayangan pada Lensa

Ketika kamu menggunakan kacamata, lup, teropong, atau alat lainnya yang menggunakan lensa, yang kamu lihat adalah hasil pertemuan sinar-sinar bias. Bagaimanakah sifatsifat bayangan ini?

Ketika kamu dekatkan lensa cembung pada jarak tertentu ke tulisan di bukumu, kamu dapat melihat jelas tulisanmu membesar. Akan tetapi, jika jarak lensa dan tulisanmu diperbesar ternyata bayangan tidak terus membesar, tetapi menghilang. Mengapa hal ini terjadi?

  • Lensa adalah benda bening yang dibatasi oleh dua permukaan lengkung sehingga pada lensa terdapat dua titik fokus.

Pembentukan Bayangan pada Lensa Cembung

  • Benda terletak lebih jauh dari titik pusat kelengkungan lensa  ( 2F2 ).

    Bayangan benda terletak di antara F1 dan 2F1, membentuk bayangan nyata, terbalik dan diperkecil
    Bayangan benda terletak di antara F1 dan 2F1, membentuk bayangan nyata, terbalik dan diperkecil
  • Pembentukan Bayangan pada Lensa Cembung
    Bayangan benda terletak di 2F1 membentuk bayangan nyata, terbalik dan sama besar
    Bayangan benda terletak di 2F1 membentuk bayangan nyata, terbalik dan sama besar


  • Benda terletak di antara titik fokus (F2) dan titik pusat kelengkungan lensa (2F2)
    Bayangan benda terletak di belakang 2F1, membentuk bayangan nyata, terbalik dan diperbesar
    Bayangan benda terletak di belakang 2F1, membentuk bayangan nyata, terbalik dan diperbesar


 

  • Benda terletak di titik fokus ( F2 )
    Tidak terbentuk bayangan karena tidak ada perpotongan antara sinar – sinar istimewa
    Tidak terbentuk bayangan karena tidak ada perpotongan antara sinar – sinar istimewa


 

  • Benda terletak di antara titik fokus F2 dan O
    Bayangan benda terletak di antara F2 dan 2F2 , membentuk bayangan maya, tegak dan diperbesar
    Bayangan benda terletak di antara F2 dan 2F2 , membentuk bayangan maya, tegak dan diperbesar


 

Pembentukan Bayangan pada Lensa Cekung

  • Benda terletak lebih jauh dari titik pusat kelengkungan lensa ( 2F1 )

    Bayangan yang terbentuk bersifat maya, tegak, diperkecil, dan terletak di antara O dan F1
    Bayangan yang terbentuk bersifat maya, tegak, diperkecil, dan terletak di antara O dan F1
  • Benda terletak di antara titik pusat kelengkungan lensa (2F1 ) dan titik fokus lensa (F1)

    Bayangan yang terbentuk bersifat bersifat maya, tegak, diperkecil dan terletak di antara F1 dan O
    Bayangan yang terbentuk bersifat bersifat maya, tegak, diperkecil dan terletak di antara F1 dan O
  • Benda terletak di antara titik fokus (F1)  dan O

    Bayangan yang terbentuk bersifat maya, tegak, diperkecil, dan terletak di antara F1 dan O
    Bayangan yang terbentuk bersifat maya, tegak, diperkecil, dan terletak di antara F1 dan O

Pembagian Ruang pada Lensa

Untuk memudahkan pemeriksaan bayangan, kamu dapat membagi-bagi ruang benda dan ruang bayangan, yaitu:

Penomoran ruang pada lensa cembung
Penomoran ruang pada lensa cembung

Aturan pemakaian ruang benda dan bayangan adalah sebagai berikut.

  • Jumlah ruang benda dan ruang bayangan sama dengan 5 (lima).
  • Jika nomor ruang bayangan lebih besar dari ruang benda, bayangan akan diperbesar.
  • Jika nomor ruang bayangan lebih kecil daripada ruang benda, bayangan akan diperkecil.
  • Jika bayangan berada di belakang lensa, sifatnya nyata dan terbalik.
  • Jika bayangan berada di depan lensa, sifatnya maya dan sama tegak.

Demikianlah info Pembentukan Bayangan pada Lensa Cembung dan Cekung dari admin bacajuga.com, semoga bermanfaat. [bj]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *