Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)

Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) – Penguraian senyawa air (H2O) pada sumber air seperti air hujan, air sumur, dan air sungai dapat dilakukan melalui proses elektrolisis. Bagaimanakah perbandingan dari massa dua unsur yang bersenyawa? Bagaimana pula perbandingan massa dari natrium dan klorin pada senyawa garam dapur?

Dari hasil percobaannya, Proust menyimpulkan:

Pada setiap reaksi, massa zat yang bereaksi dengan sejumlah tertentu zat lain selalu tetap, dalam suatu senyawa murni selalu terdiri atas unsur-unsur sama yang tergabung dalam perbandingan tertentu.

Contoh:

Air mengandung: hidrogen = 11,19%

oksigen = 88,81%

Berarti, jumlah oksigen yang tergabung dengan 1 gram hidrogen dalam air

adalah 8 gram.

Contoh Soal 1 :

Tembaga oksida dibuat dengan tiga macam cara dan diperoleh hasil sebagai berikut.

a. 6,360 g tembaga menghasilkan 7,959 g tembaga oksida

b. 9,540 g tembaga menghasilkan 11,940 g tembaga oksida

c. 8,480 g tembaga menghasilkan 10,614 g tembaga oksida

Tunjukkan bahwa tiga macam cara tersebut sesuai dengan Hukum Perbandingan Tetap.

Jawab

Menurut hukum ini, perbandingan massa ketiga cuplikan itu harus tetap. Oleh karena itu, perlu kita hitung persentase tembaga dalam cuplikan tersebut.Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)

Hasil perhitungan menunjukkan komposisi massa tembaga dalam ketiga cuplikan itu sama (79,9%). Jadi, tiga cara pembuatan tembaga oksida ini sesuai dengan Hukum Perbandingan Tetap.

Contoh Soal 2:

Tentukan perbandingan massa nitrogen dan oksigen dalam NO2 jika diketahui Ar.N = 14 dan Ar.=16

Pembahasan

Perbandingan massa dalam NO2 dapat ditentukan dengan persamaan yang telah diberikan di atas yakni N

massa C : massa O = jumlah atom C x Ar.N : jumlah atom O x Ar.O

= 1 x 14 : 2 x 16

= 14 : 32

= 7 : 16

Contoh Soal 3 :

8 gram tembaga dapat bereaksi dengan 4 gram belerang membentuk tembaga sulfida. jika direaksikan 20 gram tembaga dengan 20 gram belerang, hitunglah:

  1. tembaga sulfida yang terbentuk
  2. massa pereaksi yang tersisa

Pembahasan

Perbandingan massa tembaga dan belerang dalam tembaga sulfida = 8 : 4. Agar semua 20 gram belerang habis bereaksi maka massa tembaga yang dibutuhkan adalah

Hal ini tidak mungkin terjadi karena tembaga yang tersedia hanya 20 g.

Agar semua tembaga habis bereaksi maka belerang yang bereaksi adalah

  1. massa tembaga sulfida yang terbentuk = massa tembaga yang bereaksi + massa belerang yang bereaksi

= ( 20 + 10 ) gram

= 50 gram

  1. dari uraian di atas dapat diketahui bahwa yang tersisaa adalah belerang sebanyak

= ( 20 – 10 ) gram

= 10 gram

Baca : Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton)

Contoh Soal 4 :

Dalam ruang tertutup 75 gram karbon dibakar secara sempurna dalam 250 gram oksigen menghasilkan karbondioksida. Perbandingan massa karbon dan oksigen dalam CO2 adalah 3 : 8.

  1. Berapa massa CO2 yang dihasilkan
  2. Pereaksi mana yang tersisa dan berapa massanya

Pembahasan

Perbandingan massa C : O = 3 : 8. Karbon dibakar sebanyak 75 gram. Agar semua karbon terbakar maka dibutuhkan oksigen sebanyak

Atau agar semua oksigen digunakan maka dibutuhkan karbon sebanyak

Hal ini tidak mungkin karena karbon yang tersedia hanya 75 gram.

  1. Massa karbon yang dibakar sebanyak 75 gram dan massa oksigen sebesar 200 gram, maka massa CO2 yang dihasilkan adalah 75 g C + 200 g O2 = 275 g CO2
  2. Massa pereaksi yang tersisa adalah oksigen yakni (250 – 200) gram = 50 gram.

Baca :

Demikianlah Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) dari admin bacajuga.com, semoga bermanfaat. [bj]