Gerak Tropisme Beserta Contoh Gerak Tropisme

Gerak Tropisme – Salah satu macam gerak pada tumbuhan yang akan dibagikan penjelasannya kali ini yaitu khusus gerak tropisme beserta contoh gerak tropisme. Diketahui bersama bahwa ujung batang tumbuhan selalu tumbuh ke arah sumber cahaya. Bila cahaya datang dari atas, tumbuhan akan tumbuh tegak mengarah ke atas. Hal ini dapat kamu amati pada tumbuhan yang hidup di alam bebas. Tanaman pot yang diletakkan di dalam ruangan dan mendapat cahaya dari samping, ujung batangnya akan tumbuh membengkok ke arah datangnya cahaya.

Gerak Tropisme

Pengertian Gerak Tropisme adalah gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Tropisme yang disebabkan oleh rangsangan cahaya disebut gerak fototropisme. Pada tumbuhan, bagian yang peka terhadap rangsangan adalah bagian ujung tunas. Bila gerak tersebut mengarah ke sumber rangsangan disebut fototropisme positif, misalnya gerak pada ujung tunas.

Untuk Lebih memahami penjelasan mengenai gerak Tropisme, perhatikan ulasan berikut ini:

gerak Tropisme

Perhatikan dengan teliti keempat biji yang baru berkecambah pada gambar tersebut. Ujung tunas biji (a) dibiarkan terbuka, ujung kecambah (b) ditutup dengan karbon, ujung kecambah (c) ditutup dengan plastik transparan dan kecambah (d) bagian batangnya ditutup dengan karbon. Biji-biji tersebut diberi rangsangan cahaya dari arah samping kanan. Setelah 24 jam ternyata kecambah (b) batangnya tetap tumbuh ke atas, sedangkan kecambah (a), (c) dan (d) ujung tunasnya tumbuh membengkok ke arah datangnya sinar.

Kecambah (b) tetap tumbuh tegak walaupun mendapat cahaya dari samping. Hal ini terjadi karena bagian yang peka, yaitu ujung tunas, tertutup oleh karbon sehingga ujung tunas tidak menerima rangsangan cahaya. Akibatnya gerak fototropisme positif tidak terjadi.

Pada kecambah (a), ujung tunas tumbuhan membengkok ke samping ke arah cahaya. Pada kecambah (c) walaupun tertutup tetapi tetap tembus cahaya sehingga tunas tetap membelok ke samping. Batang yang tertutup karbon tidak menghalangi pertumbuhan tunas ke arah cahaya, karena bagian yang peka cahaya adalah ujung tunas, sehingga pada kecambah (d) tetap terjadi gerak fototropisme positif.

Akar tumbuhan selalu tumbuh ke arah bawah akibat rangsangan gaya tarik bumi (gaya gravitasi). Gerak tumbuh akar ini merupakan contoh lain dari gerak tropisme. Gerak yang disebabkan rangsangan gaya gravitasi disebut gerak geotropisme. Karena gerak akar diakibatkan oleh rangsangan gaya tarik bumi dan arah gerak menuju datangnya rangsangan, maka gerak tumbuh akar disebut geotropisme positif.

Jika biji jagung yang baru berkecambah diletakkan mendatar, maka pertumbuhan akar akan membelok ke arah bawah, dan ujung batang membelok ke atas.

Gerak tropisme lainnya misalnya gerak tumbuh akar yang dipengaruhi ketersediaan air tanah disebut dengan gerak hidrotropisme. Biasanya akar tumbuh lurus ke arah bawah untuk memperoleh air dari dalam tanah. Akan tetapi, jika pada arah ini tidak terdapat cukup air, maka akar akan tumbuh membelok ke arah yang cukup air. Dengan demikian, arah pertumbuhan mungkin tidak searah dengan gaya tarik bumi. Gerak akar menuju sumber air ini disebut gerak hidrotropisme positif.

Gerak tropisme dapat juga dialami oleh tumbuhan ketika berinteraksi dengan benda padat, misalnya saat suatu kawat besi didekatkan pada tanaman kacang, maka kawat akan dibelit. Gerak seperti ini disebut sebagai tigmotropisme.

Contoh Gerak Tropisme

  1. Contoh gerak fototropisme positif misalnya tanaman biji-bijian yang sedang tumbuh tunas.
  2. Contoh gerak fototropisme negatif misalnya tumbuhan yang tunasnya menjauhi arah cahaya.
  3. Contoh geotropisme misalnya pertumbuhan akar yang selalu mengarah/menuju kebawah atau kedalam tanah.
  4. Contoh gerak hidrotropisme negative misalnya arah pertumbuhan tanaman menjauhi tempat yang berair.
  5. Contoh gerak hidrotropisme positif misalnya pertumbuhan ujung akar didalam tanah yang selalu menuju ketempat yang mengandung air.
  6. Contoh gerak tigmotropisme misalnya adanya sulur atau batang tumbuhan yang membelit dan batang atau bagian tanaman lainnya seperti sulur markisal yang membelit dan juga seperti mentimun yang membelitkan batangnya ke tanaman atau bagian tumbuhan lainnya.

Nach demikian penjelasan kali ini mengenai Gerak Tropisme dan Contoh Gerak Tropisme yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua dalam memahami penjelasan gerak pada tumbuhan khusus gerak tropisme. [bj]