Fungsi dan Peran Pers dalam Masyarakat Demokratis

Fungsi dan Peran Pers dalam Masyarakat Demokratis – Di dalam masyarakat yang demokratis mempunyai kultur budaya serta norma-norma yang menjadi ukuran kelayakan sikap dan perilaku setiap anggotanya. Secara umum demokratis bermakna bahwa segala sesuatu dalam masyarakat itu dilakukan dari, oleh, dan untuk semua 

Fungsi Pers dalam Masyarakat Demokratis

Dalam suatu konferensi International Court of Justice di Bangkok, dirumuskan bahwa suatu pemerintahan negara yang menganut paham demokrasi, antara lain, mempunyai ciri-ciri berikut:

a. melindungi/ menjamin hak asasi warga negara

b. mempunyai perwakilan rakyat yang representatif

c. adanya wakil-wakil rakyat dalam Dewan Perwakilan Rakyat

d. adanya pendidikan kewarganegaraan civics education

e. masa jabatan pemegang pemerintahan dibatasi oleh periode tertentu.

Fungsi dan Peran Pers dalam Masyarakat DemokratisDalam ruang lingkup tertentu masyarakat juga memiliki sifat-sifat tersebut, misalnya melindungi hak asasi manusia karena dalam masyarakat demokratis, hak asasi manusia dijamin sepenuhnya. Oleh karena itu pers memiliki peran dan fungsi yang selaras dengan paham yang di ikuti masyarakat. Meskipun pers merupakan sarana penyampaian dan penyebar informasi, tetapi penyampaian informasi itu tidak akan dilakukan secara vulgar dan sebebas bebasnya, tetapi dengan memperhatikan asas kelaziman suatu informasi, yaitu asas praduga tidak bersalah dalam berita kasus pidana.

Baca : Keterkaitan Antara Pers dan Jurnalistik

Dalam masyarakat yang demokratis tentu akan terdapat sikap hidup warganya yang terbuka, kritis terhadap informasi, tidak mudah terprovokasi, dan memiliki sikap tenggang rasa atasi dasar pemahaman ketaersamaan.

Untuk tetap menjaga dan mewujudkan kondisi masyarakat yang demokratis, maka secara umum pers memiliki fungsi sebagai berikut: .

Memberikan penyegaran/hiburan

Pers dapat memberikan hiburan kepada masyarakat melalui hal-hal yang dimuat di dalamnya, menghibur bukan dalam hal-hal yang lucu saja, melainkan dalam arti yang lebilh luas misalnya menimbulkan rasa puas, menyenangkan , dan membanggakan.

Dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, peranan pers nasional meliputi:

  • Memperjuangkan kebenaran
  • Melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum;
  • Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar;
  • Menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan hakasasi manusia, serta menghormati kebinekaan
  • Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui

Memberikan Kontrol / Pengawasan /Balance

Ditengah-tengah masyarakat pers mempunyai peran memberikan kontrol sosial dan menyampaikan berbagai kritik yang bersifat membangun yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Berbagai penyimpangan yang dilakukan dapat diberikan kontrol, kritik, dan sebagainya secara meluas dan mendalam. Dengan demikian, kerugian yang dialami masyarakat dapat ditekan dan dikurangi atau bahkan dihilangkan.

Baca : Tahap Tahap Perjanjian Internasional

Karena besarnya pengaruh pers dalam mempengaruhi opini’publik, dapat dikatakan bahwa pers merupakan kekuatan keempat/pilar demokrasi yang patut diperhitungkan setelah legislatif, ekskutif dan yudikatif.

Menghubungkan atau Menjembatarvi atau Penyalur Aspirasi

Pers mempunyai fungsi sebagai penghubung atau jembatan antara masyarakat dan pemenntah atau sebaliknya. Komunikasi yang tidak dapat tersalurkan melalui jalur atau kelembagaan yang ada dapat disalurkan melalui pers.

Memberi informasi

Dengan berbagai tulisan yang dimuat didalam pers, menjadikan orang lain tahu tentang berbagai hal yang terjadi. Sehingga dapat memberikan informasi yang beraneka ragam. Dengan membaca surat kabar, majalah, tabloid, mingguan, atau melihatTV, dan mendengarkan radio, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi, baikyang berasal dari dalam maupun luarnegeri. Oleh karena itulah , pers berfungsi memberikan informasi.

Mendidik

Pemuatan berbagai berita di pers yang sesuai dengan kode etik dapat mendidik masyarakat untuk bersikap positif. Dengan demikian, pers mempunyai kontribusi bersikap positif. Dengan demikian pers mempunyai kontribusi yang penting dalam memberikan pendidikan dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, yaitu memproses masyarakat menjadi iebih dewasa.

Peranan Pers dalam Masyarakat Demokrasi

Pengertian Negara demokrasi yaitu negara yang mengikutsertakan partisipasi bangsa atau rakyatnya didalam pemerintahan juga menjamin terpenuhinya hak dasar rakyat dalam kehidupan berbangsa, dan bernegara. Salah satu hak dasar rakyat yang harus dijamin adalah kemerdekaan menyampaikan pikiran, baik secara lisan maupun tulisan.

Baca : Kode Etik Jurnalistik serta Pers yang Bebas dan Bertanggung Jawab

Peranan pers dalam masyarakat demokrasi, Pers adalah salah satu sarana bagi warga negara untuk mengeluarkan pikiran dan pendapat serta memiliki peranan penting dalam negara demokrasi. 

Pers yang bebas dan bertanggung jawab memegang peranan penting dalam masyarakat demokratis dan merupakan salah satu unsur bagi negara dan pemerintahan yang demokratis. Menurut Miriam Budiardjo, bahwa salah satu ciri negara demokrasi adalah memiliki pers yang bebas dan bertanggung jawab.

Sedangkan, Inti dari demokrasi adalah adanya kesempatan bagi aspirasi dan suara rakyat (individu) dalam mempengaruhi sebuah keputusan.Dalam Demokrasi juga diperlukan partisipasi rakyat, yang muncul dari kesadaran politik untuk ikut terlibat dan andil dalam sistem pemerintahan.Pada berbagai aspek kehidupan di negara ini, sejatinya masyarakat memiliki hak untuk ikut serta dalam menentukan langkah kebijakan suatu Negara.

pers merupakan pilar demokrasi keempat setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif. pers sebagai kontrol atas ketiga pilar itu dan melandasi kinerjanya dengan check and balance. untuk dapat melakukan peranannya perlu dijunjung kebebasan pers dalam menyampaikan informasi publik secara jujur dan berimbang. 

Di samping itu pula untuk menegakkan pilar keempat ini, pers juga harus bebas dari kapitalisme dan politik. pers yang tidak sekedar mendukung kepentingan pemilik modal dan melanggengkan kekuasaan politik tanpa mempertimbangkan kepentingan masyarakat yang lebih besar.

kemungkinan kebebasan lembaga pers yang terkapitasi oleh kepentingan kapitalisme dan politik tersebut, mendorong semangat lahirnya citizen journalism. istilah citizen journalism untuk menjelaskan kegiatan pemrosesan dan penyajian berita oleh warga masyarakat bukan jurnalis profesional. aktivitas jurnalisme yang dilakukan oleh warga sebagai wujud aspirasi dan penyampaian pendapat rakyat inilah yang menjadi latar belakang bahwa citizen journalism sebagai bagian dari pers merupakan sarana untuk mencapai suatu demokrasi.

Baca : Pembatalan dan Berakhirnya Perjanjian Internasional

Wajah demokrasi sendiri terlihat pada dua sisi. Pertama, demokrasi sebagai realitas kehidupan sehari-hari, kedua, demokrasi sebagaimana ia dicitrakan oleh media informasi. Di satu sisi ada citra, di sisi lain ada realitas. Antara keduanya sangat mungkin terjadi pembauran, atau malah keterputusan hubungan. Ironisnya yang terjadi sekarang justru terputusnya hubungan antara citra dan realitas demokrasi itu sendiri. 

Istilah yang tepat digunakan adalah simulakrum demokrasi, yaitu kondisi yang seolah-olah demokrasi padahal sebagai citra ia telah mengalami deviasi, distorsi, dan bahkan terputus dari realitas yang sesungguhnya. Distorsi ini biasanya terjadi melalui citraan-citraan sistematis oleh media massa. Demokrasi bukan lagi realitas yang sebenarnya, ia adalah kuasa dari pemilik informasi dan penguasa opini publik.

Proses demokratisasi disebuah negara tidak hanya mengandalkan parlemen, tapi juga ada media massa, yang mana merupakan sarana komunikasi baik pemerintah dengan rakyat, maupun rakyat dengan rakyat. 

Keberadaan media massa ini, baik dalam kategori cetak maupun elektronik memiliki cakupan yang bermacam-macam, baik dalam hal isu maupun daya jangkau sirkulasi ataupun siaran.

Akses informasi melalui media massa ini sejalan dengan asas demokrasi, dimana adanya tranformasi secara menyeluruh dan terbuka yang mutlak bagi negara yang menganut paham demokrasi, sehingga ada persebaran informasi yang merata. Namun, pada pelaksanaannya, banyak faktor yang menghambat proses komunikasi ini, terutama disebabkan oleh keterbatasan media massa dalam menjangkau lokasi-lokasi pedalaman.

Baca : Pengertian Moral dan Pengertian Etika

Keberadaan radio komunitas adalah salah satu jawaban dari pencarian solusi akan permasalahan penyebaran akses dan sarana komunikasi yang menjadi perkerjaan media massa umum. Pada perkembangannya radio komunitas telah banyak membuktikan peran pentingnya di tengah persoalan pelik akan akses informasi dan komunikasi juga dalam peran sebagai kontrol sosial dan menjalankan empat fungsi pers lainnya.

Demikianlah info Fungsi dan Peran Pers dalam Masyarakat Demokratis dari admin bacajuga.com, semoga bermanfaat. [pb]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *