Pengertian Arus Listrik, Rumus Kuat Arus Listrik dan Beda Potensial Listrik

Arus Listrik – Pada kesempatan ini admin bacajuga.com akan berbagi tentang Pengertian Arus Listrik, Rumus Kuat Arus Listrik dan Beda Potensial Listrik yang merupakan bagian materi dari Kumpulan Rumus Fisika SMP Kelas 9. Perhatikan baik-baik penjelasan berikut ini! agar anda dengan mudah memahami Pengertian Arus Listrik, Rumus Kuat Arus Listrik dan Beda Potensial Listrik.

Pengertian Arus Listrik

Pada artikel sebelumnya kamu sudah mempelajari muatan listrikpada suatu benda. Dua benda atau dua tempat yang muatan listriknya berbeda dapat menimbulkan arus listrik. Benda atau tempat yang muatan listrik positifnya lebih banyak dikatakan mempunyai potensial lebih tinggi. Adapun, benda atau tempat yang muatan listrik negatifnya lebih banyak dikatakan mempunyai potensial lebih rendah. Dua tempat yang mempunyai beda potensial dapat menyebabkan terjadinya arus listrik. Syaratnya, kedua tempat itu dihubungkan dengan suatu penghantar. Dalam kehidupan sehari-hari, beda potensial sering dinyatakan sebagai tegangan. Selanjutnya perhatikan Gambar berikut.
Dua tempat berbeda potensial

Pada Gambar di atas, A dikatakan lebih positif atau berpotensial lebih tinggi daripada B. Arus listrik yang terjadi berasal dari A menuju B Arus listrik terjadi karena adanya usaha penyeimbangan potensial antara A dan B. Dengan demikian dapat dikatakan, arus listrik seakan-akan berupa arus muatan positif. Arah arus listrik berasal dari tempat berpotensial tinggi ke tempat yang berpotensial lebih rendah. Pada kenyataannya muatan listrik yang dapat berpindah bukan muatan positif, melainkan muatan negatif atau elektron.

Rumus Kuat Arus Listrik

Karena itu, berdasarkan Gambar yang terjadi sebenarnya adalah terjadinya aliran elektron dari tempat berpotensial lebih rendah ke tempat yang berpotensial lebih tinggi. Jadi berdasarkan uraian di atas, arus listrikterjadi jika ada perpindahan elektron. Kedua benda bermuatan , jika dihubungkan melalui kabel akan menghasilkan arus listrik yang besarnya dapat ditulis dalam rumus.

Rumus Kuat Arus Listrik

Dengan :

I = besar kuat arus, satuannya ampere (A)Q = besar muatan listrik, satuannya coulomb (C)t = waktu tempuh, satuannya sekon (s)

Rumus Beda Potensil Listrik

Berdasarkan uraian tersebut, arus listrik dapat didefinisikan sebagai banyaknya elektron yang berpindah dalam waktu tertentu. Kamu sudah mengetahui bahwa perbedaan potensial akan mengakibatkan perpindahan elektron. Banyaknya energi listrik yang diperlukan untuk mengalirkan setiap muatan listrik dari ujung-ujung penghantar disebut beda potensial listrik atau tegangan listrik. Hubungan antara energi listrik, muatan listrik, dan beda potensial listrik secara matematik dirumuskan.

Rumus Beda Potensial Listrik

dengan:

V = beda potensial listrik satuannya volt (V)W = energi listrik satuannya joule (J)Q = muatan listrik satuannya coulomb (C)

Dengan demikian, beda potensial adalah besarnya energi listrik untuk memindahkan muatan listrik.

Contoh Soal :

Kuat arus listrik yang mengalir pada lampu 250 mA. Jika lampu menyala selama 10 jam, berapakah
a. muatan listrik yang mengalir pada lampu?
b. banyaknya electron yang mengalir pada mapu (1 elektron = 1,6 x 10-19C)
Contoh soal kuat arus listrik